Dalam hati kecil saya, saya tersenyum. Saya teringat pada perkataan Salah satu profesor saya, yang mengatakan "kebingungan adalah salah satu indikator terjadinya proses belajar". Biasanya ketika benar-benar belajar, seseorang akan mengalami konflik dalam pikirannya (istilah kerennya konflik kognitif) saat berusaha mencocokkan pengetahuan lama dengan pengetahuan baru, apalagi pengetahuan baru hasil sendiri. Apabila siswa hanya menerima saja, menerima ceramah dari guru (transfer ilmu), tentu prosesnya akan cepat, akan tetapi ini bertentangan dengan teori konstruktivis.
Terus gimana? Alhasil, akibat masukan ini saya segera menganalisis RPP dan LKS yang saya buat. Kemungkinan besar:
- LKS yang saya buat kurang men-direct siswa (kekurangan saya yg tidak bisa bimbingan dengan dospem setiap hari)
- Siswa kurang terbiasa dengan pendekatan saintifik #lagi
- Saya kurang mampu melaksanakan RPP secara real, ini berkaitan dengan kompetensi pedagogis yg saya miliki sekarang, sehingga siswa tidak terhanyut secara utuh pada skenario yang saya buat
- Minggu lalu siswa masih dalam tahap pengumpulan data dan pengolahan data, minggu ini sudah masuk pada tahap verifikasi dan generalisasi, semoga murid-murid nanti tercerahkan yaa
Well done! Terima kasih, ini pagi yang sangat produktif, semoga pagi esok seperti ini lagi!
Stay Hungry, Stay foolish!