Jumat, 12 September 2014

Mana yang benar, fakta atau teori?

Suatu saat, ketika sedang praktikum, kelompok satu membandingkan data yang iya dapat dengan teori. Ternyata memang data yang iya dapatkan berbeda dengan teori. Sontak saja muncul pernyataan, "Percobaan ini salah, datanya salah".
Saya hanya tersenyum, tertawa kecil. Bagaimana mungkin percobaan yang iya lakkukan salah? percobaan ini adalah fakta, baru saja dilakukan.
Sekali lagi, saya mendapat bukti kalau siswa belum terbiasa dengan pendekatan saintifik.
Menyalahkan fakta yang terjadi dan cenderung memaksakan teori yang ada adalah contoh perilaku yang harus kita benahi bersama. Data tidak ada salah, tetapi data itu cuma tidak seperti yang kita inginkan.
memang ini adalah percobaan, bukanlah eksperimen. Tapi, yang terpenting tetaplah kemampuan kita untuk menjelaskan segala fenomena yang terjadi di alam. TEORI LAHIR DARI FAKTA. bukan sebaliknya.
Laporan praktikum bukanlah sebuah teori yang diulang, tetapi sebuah fakta yang dijelaskan secara logis, sistematis dan nantinya akan cenderung cocok pada teori yang diciptakan sebelumnya.
Terus kalau tidak cocok gimana? Salahkah?
Laporan praktikum juga hendaknya bisa menjelaskan tiap detil kesalahan yang dilakukan. Sehingga di masa depan, kita tidak akan melakukan kesalahan yang sama.
Data itu adalah tulisan tuhan. Kita sebagai manusialah yang wajib mencari pemacahannya.
Takut? kenapa mesti takut? Gak ada salahnya mencoba? Lipat Tangan? Mending Turun Tangan!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kenapa Pindah ke Jambi?

“Dari Bali ya? Kenapa pindah ke Jambi?” “Mas dari Bali kan? Kok mau pindah ke Jambi? Di Bali kan enak, banyak pantai…” “Kok mau sih pin...